Satu Menit KETIKA Sperma Tersalurkan

(created by :M.lmron – Pekanbaru, pukul 23.45  tgl, 21 Mei 2009)

(…………….adalah kenikmatan totalitas dari esensi setiap kehidupan mahluk yang tiada tara dengan penuh rasa, karena tercurahkan segala hasrat yang terpendam didalam jiwa……………………………….)

Manusia sebagai mahluk yang mulia pada esensinya berbeda dengan yang lain karena adanya pikiran. Puncak kenikmatan dari segala kebahagiaan terletak pada konsistensinya pikiran dalam mengendalikan diri atau memimpin dirinya dalam berekpresi serta mengapresiasi suata permasalahan. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa bentuk dari kenikmatan kebahagiaan terdapat pada harta, tahta dan wanita. Harta dan tahta pada hakekatnya menjadi alat untuk memperoleh puncak kenikmatan kebahagiaan dengan wanita. Kita bayangkan sejenak sebagai manusia normal, bahwa seandainya bisa semua orang laki-laki akan memimpikan seorang wanita yang cantik jelita, dengan tubuh bersih mulus, sexy disertai tatanan payudaranya yang tepat dan besar (montok), tinggi semampai pantat berisi, betis lencir dan lain sebagainya.

Begitu indahnya bercinta dengan seorang wanita seperti dia, sahdu sunyinya malam akan diiringi oleh desahan-desahan tanpa makna. Jeritan, rintihan kecil menyapa telinga berdering membangkitkan rangsangan jiwa untuk semakin memeluk, membelai, mencumbu rayu. Mode-mode berbagai fase tanpa rasa telah dicobanya, diulang-ulang dengan penuh  hasrat dan kenikmatan totalitas. Bersatu dalam satu pelukan jiwa, dua insan mencurahkan rasa, meniti puncaknya kenikmatan saat-saat detik pertama ketika sperma tersalurkan, bahagia, senang rasanya luar biasa.

Untuk mencapai puncak nikmat ketika sperma tersalurkan akan lebih berarti, bernilai tinggi, bermakna simpati pada sang istri adalah dengan senALLAH  SWT.-senALLAH  SWT. desahan bahasa Illahi Robby. Adanya suasana mesra, tempat istimewa, merupakan indikator rangsangan jiwa. Alunan kata cinta terurai dengan desahan nafas ALLAH  SWT. terucap dalam hati disetiap senALLAH  SWT., belaian dan ciuman. Terlafalkan “Bismillah Hirrahman Nirrakhim” dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bergeraknya jemari menelususi lekukan tubuh mulus, mengalirnya ciuman dari kening turun hingga kelubang diantara dua paha, serentak sambil bersykur Alkhamdulillah. Lilitan lidah terus menembus hingga kedalam dan sesekali  kuluman kecil menyapa biji kacangnya. Berulang-ulang tiada henti, hingga terpuaskan gelora jiwa.

Ending   puncak nikmatnya bersenggama mana kala senjata telah mulai menembus dinding-dinding vagina. Beraneka model posisi terus berganti, keluar masuk pintu menembus, ditekan, digoyang dimasukkan hingga kedalam. Senada seirama dua jiwa terus mendesah dengan rintihan kecil nikmat, terucap dalam sanubarinya “Sholawat Rosullullah SAW” berulang-ulang dan sesekali terucap “Subhanallah” begitu nikmatnya ALLAH  SWT. atas karuniaMu. Hingga detik-detik puncak nikmat segera tiba, goyang dan tekanan semakin keras-semakin mesra dan akhirnya sang sperma menyembur keseluruh dinding-dinding vagina  bertumpahan seraya berkata “Yaa…. Allah, Allahuu Akbar”.

Satu menit, ketika sperma tersalurkan, kedua insan tetap dalam satu pelukan sambil melakukan belaian-belaian kecil beberapa menit. Jiwa terasa disurga, pikiran penuh bahagia, problema terasa tiada. Tawakal hati sanubari berpasrah diri pada Illahi hingga kedua jiwa terlelap dalam satu pelukan ikatan perkawinan yang penuh kenikmatan. Subhanallah………. Wal Khamdulillah…… Wala Illaha Illallah…… Wallahu  Akbar…………….

—————Ekplorasi Pikiranku————–—–

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s